Eha Konveksi

Cara Menentukan Jenis Kerah Seragam yang Nyaman untuk Kerja Seharian

Cara Menentukan Jenis Kerah Seragam yang Nyaman untuk Kerja Seharian - Konveksi SeragamMenentukan Jenis Kerah Seragam

Pada Seragam Kerja, ataupun seragam lainnya, tentunya banyak yang menggunakan model kerah yang bervariatif, itu semua kembali lagi ditentukan tergantung pada perusahaan atau instansi yang akan menggunakan serta membutuhkan seragam yang sesuai dengan keinginan mereka. Walaupun kebanyak seringkali terlewatkan untuk bisa lebih diperhatikkan, kerah menjadi salah satu bagian yang dapat mengganggu kenyaman pengguna seragam tersebut, jika tidak menggunakan kerah sesuai kebutuhan.

Banyak sekali dari kita, selaku perusahaan yang melakukan pengadaan seragam untuk karyawan, atau mungkin suatu instansi bagi para anggotanya, seringkali selalu asal asalan dalam memilih dan menentukan model kerah yang akan digunakan pada seragam yang akan dibuat. Terkadang pemilihan model atau bentuk kerah acap kali jarang mempertimbangkan kenyaman pengguna, serta kenyamanan jangka panjang, baik dari sisi model, ukuran, bahan, warna, dan lainnya.

Tentunya, dengan demilkian, menentukan jenis kerah seragam tidak boleh dilakukan sembarangan, asal asalan, serta tidak mengikuti apa yang menjadi kebutuhan seragam yang akan kita buat. Pada artikel ini akan dibahas bagaimana menentukan jenis kerah seragam, dari segala perspektif yang ada, dan cara menentukan jenis kerah seragam mana dan seperti apa yang sesuai dengan kebutuhan, serta nyaman tentunya untuk digunakan dalam jangka panjang.

Daftar Isi

  1. Mengapa Jenis Kerah Seragam Memengaruhi Kenyamanan Kerja
  2. Jenis Jenis Kerah yang Umum digunakan pada Seragam Kerja
  3. Cara Menentukan Jenis Kerah Seragam Berdasarkan Aktivitas Kerja
  4. Cara Menentukan Jenis Kerah Seragam Berdasarkan Bahan dan Musim
  5. Tips Memastikan Kerah Tetap Nyaman meski Dipakai Seharian
  6. Kesalahan Umum saat Memilih dan Menentukan Jenis Kerah Seragam
  7. FAQ
  8. Kesimpulan

Mengapa Jenis Kerah Seragam Memengaruhi Kenyamanan Kerja

Kerah menjadi bagian yang bersentuhan langsung dengan leher, dengan secara tidak langsung bagian leher seringkali melakukan gerakan yang masif, sehingga kenyamanan kerah menjadi point utama, dikarenakan bersentuhan langsung dengan leher. Disamping dari pada itu, bagian leher juga menjadi bagian yang sering mengalami keringat ketika beraktivitas, sehingga jenis kerah yang dipilih dan digunakan menjadi sangat berpengaruh terhadap kenyaman bekerja, baik itu bekerja pada dalam ruangan (indoor) ataupun bahkan aktivitas kerja pada luar ruangan (outdoor). Jenis kerah ini menjadi point penting karena bersentuhan langsung dengan bagian badan yaitu leher.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kerah adalah bagian seragam yang dekat atau bersentuhan langsung dekat leher. Disamping daripada itu, bagian leher seringkali menjadi bagian yang gampang mengeluarkan keringat atau bisa kita katakan perlu banyak sirkulasi udara di dalamnya. Dengan begitu, jenis kerah yang kita butuhkan dan yang akan dipilih nantinya, memang harus yang tidak menghambat masuknya sirkulasi udara, dan tidak gampang membuat gerah. Kerah yang bagus tentunya bukan hanya nyaman digunakan, lalu dapat menghasilkan sirkulasi udara yang lancar, tapi tentunya daya tahan kerah setelah beberapa lama digunakan dan dicuci, itu juga menjadi point penting lainnya.

Selain daripada itu, kesan visual atau formal dari bentuk, jenis, dan bahan kerah menjadi point penting lainnya. Karena tempatnya dekat dengan leher, dan juga menjadi bagian paling atas pada seragam yang kita gunakan, visual kerah menjadi sangat menonjol (bagian yang paling tersoroti di awal), sehingga jenis kerah dan bentuknya harus memang dapat memvisualisasikan desain atau kesan yang formal serta profesional.

Jenis Jenis Kerah yang Sering Digunakan pada Seragam Kerja

Di bawah ini beberap jenis kerah yang umumnya digunakn pada Seragam Kerja

1. Kerah Kemeja Standar (Point Collar)

Karakteristik : Ujung kerah runcing dengan sudut sekitar 60-90 derajat, bentuk paling umum dan klasik.

Kelebihan :

    • Serbaguna, cocok untuk hampir semua bentuk wajah
    • Mudah dipadukan dengan dasi maupun tanpa dasi
    • Produksi Lebih sederhana dan biaya lebih terjangkau

Kekurangan : 

    • Kurang memberikan kesan khas/unik dibanding model lain
    • Bisa terlihat “biasa saja” untuk brand yang ingin tampil beda

Jenis kerah ini cocok untuk seragam kantor formal, seragam sekolah, kemeja corporat standar, dan hampir semua segemen karena fleksibel.

2. Kerah Polo/RIB

Karakteristik: Kerah rajut (knit) dengan tekstur bergaris rib, biasanya tanpa kancing penuh (hanya 2-3 kancing di depan), lebih fleksibel dan elastis.

Kelebihan:

    • Nyaman dan tidak kaku, cocok untuk aktivitas
    • Menyerap keringat lebih baik (biasa dari bahan cotton/pique)
    • Kesan santai tapi tetap rapi (smart casual)

Kekurangan:

    • Kurang cocok untuk acara sangat formal
    • Bahan rib bisa melar/kendur jika kualitas rendah

Kerah Polo/RIB ini cocok untuk Seragam komunitas/klub olahraga, seragam event/gathering, seragam outdoor, kaos berkerah untuk perusahaan casual (startup, F&B).

3. Kerah Berdiri (Mandarin/Shanghai Collar)

Karakteristik: Kerah tegak tanpa lipatan, mengelilingi leher dengan tinggi sekitar 2-4 cm, terinspirasi dari busana Tiongkok.

Kelebihan:

    • Kesan modern, minimalis, dan elegan
    • Cocok untuk desain seragam yang ingin tampil beda/eksklusif
    • Praktis, tidak perlu dasi

Kekurangan:

    • Kurang nyaman untuk yang tidak terbiasa (terasa “mencekik” bagi sebagian orang)
    • Tidak fleksibel dipakai dengan dasi
    • Ukuran leher harus presisi, kurang toleran terhadap kesalahan sizing

Kerah Berdiri atau Mandarin/Shanghai Collar  ini cocok untuk Seragam hotel/resepsionis, seragam korporat premium/butik, seragam sekolah dengan identitas khas, batik/pakaian formal modern.

4. Kerah Berkancing (Button-Down)

Karakteristik: Mirip point collar namun ujung kerah dikancing ke badan kemeja, sehingga tidak mudah “berdiri” atau berkibar.

Kelebihan:

    • Rapi sepanjang hari, kerah tidak mudah kusut/melipat sembarangan
    • Kesan smart casual, populer untuk gaya bisnis santai
    • Tahan lama bentuknya meski sering dipakai bergerak aktif

Kekurangan:

    • Kurang cocok untuk acara sangat formal (black tie, resmi kenegaraan)
    • Proses jahit sedikit lebih rumit (perlu lubang kancing tambahan)

Kerah Berkacing ini, cocok untuk Seragam korporat semi-formal, seragam sekolah/kampus, seragam retail/customer service, kemeja kerja lapangan yang butuh kerah tetap rapi.

 

Ringkasan Cepat dari Ke-Empat Jenis Kerah di Atas

Jenis KerahKesanSegmen Ideal
Point CollarFormal, netralKorporat, sekolah
Polo/RIBSantai, aktifKomunitas, event
MandarinModern, eksklusifHotel, korporat premium
Button-DownRapi, semi-formalKorporat casual, retail

Cara Menentukan Jenis Kerah Seragam Berdasarkan Aktivitas Kerja

Setelah kita mengetahui karakteristik daripada setiap jenis kerah yang umumnya digunakan pada seragam perusahaan atau seragam kerja, lalu kita akan bahas bagaimana cara menentukan jenis kerah seragam yang pas dan sesuai dengan kondisi atau keadaan aktivitas kerja perusahaan ataupun karyawan kita. Banyak pertimbangan yang hadir, salah satunya adalah dengan mempertimbangkan apakah seragam ini akan digunakan untuk aktivitas kerja di dalam atau luar ruangan. Lalu hal lainnya adalah, apakah seragam ini akan lebih banyak digunakan untuk aktivitas yang menuntut banyak gerak, terkhusus pada area kepala dan leher (karena kerah posisinya dengan dengan leher). Lalu dari segi visualiasasi nya, apakah seragam ini perlu adanya kesan yang formal serta profesional untuk seragaman office atau backoffice sekalipun. Kira kira nya itulah beberapa cara menentukan jenis kerah seragam yang bisa kita ukur daripada segi kebutuhan seragam kita untuk apa.

Cara Menentukan Jenis Kerah Seragam berdasarkan Bahan dan Musim/Iklim

Dari semua karakteristik kerah yang telah dibahas di atas, tentunya menyambung pembahasan pada awal artikel ini, bahwasannya jenis kerah seragam pun harus kita sesuaikan dengan Bahan yang akan kita gunakan, serta menyesuaikan dengan musim atau iklim yang sedang terjadi. Jika memang bahan nya seperti american drill atau bahan drill pada umumnya, otomatis kerahnya pun harus mengikuti karakteristik daripada bahan yang digunakan. Begitupun sama dengan musim atau cuaca yang sedang terjadi, jenis kerah berperan penting agar bisa memaksimalkan sirkulasi udara serta kenyamanan pengguna seragam tersebut, apakah perlu sirkulasi udar lebih ketika musin panas, atau memang perlu yang lebih hangat ketika musim hujan atau dingin yang sedang berlangsung, semua kembali lagi pada siasat kita untuk menentukan kebutuhan seragam kita, terkhusus pada kerah seragam.

Kesalahan Umum Ketika Memilih Jenis Kerah Seragam

Biasanya perusahaan perusahaan atau instansi, melakukan pengadaan seragam cenderung mengikuti model atau tren desain seragam yang sedang marak digunakan, tanpa adanya sama sekali pertimbangan dari sisi kebutuhan yang memang sebetulnya diperlukan oleh pengguna seragam perusahaan tersebut, hingga pada akhirnya seragam yang dibuat tidak memenuhi kenyaman pengguna. Lalu biasanya sering lalai pada uji penggunaan jenis kerah, ada yang terkadang terlalu sempit, atau memang terlalu besar, sehingga tidak nyaman digunakan. Lalu yang terakhir biasanya mengabaikan dari sisi bahan pelapis kerah (kain keras) yang amat sangat penting untuk bisa membantu bentuk kerah yang lebih tegas dan rapih.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Dijumpai)

  1. Jenis kerah apa yang paling nyaman untuk cuaca panas?  Untuk kenyamanan ketika cuaca panas, kerah dengan kancing adalah yang paling pas, karena dari segi desain sangat minimalis serta mengutamakan sirkulasi udara, serta dengan adanya kancing, kebebasan kita untuk membuka atau menutup kancing pada kerah tersebut.
  2. Apakah kerah berdiri cocok untuk semua bentuk wajah/leher? tidak, karena Kurang nyaman untuk yang tidak terbiasa (terasa “mencekik” bagi sebagian orang, Tidak fleksibel dipakai dengan dasi, Ukuran leher harus presisi, kurang toleran terhadap kesalahan sizing
  3. Bagaimana cara memastikan ukuran kerah pas sebelum produksi massal? Lakukanlah sampling sebelum melakukan produksi masal, sehingga kita bisa mengsiasati ukuran kerah yang akan kita gunakan.
  4. Apakah jenis kerah memengaruhi kesan formal seragam? ya sangat berpengaruh, terkhusus untuk kebutuhan seragam corporat atau yang memang banyak bertemu dengan orang peting.
  5. Berapa lama umumnya kerah bertahan sebelum melar/kendur? Tergantung pemakaian, serta perawatan yang dilakukan. Umumnya 2-3 tahun masih sangat aman, atau bahkan bisa lebih.

Jika Anda perlu konsultasi lebih mengenai jenis kerah yang akan anda gunakan untuk kebutuhan seragam perusahaan Anda, hubungi EHA KONVEKSI SERAGAMdengan konsultasi bersama admin kami, GRATIS. Serta dapatkan desain dan sampel seragam anda secara GRATIS juga (dengan syarat dan ketentuan berlaku).

Hubungi Kami Sekarang —> ADMIN SERAGAM EHA KONVEKSI

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top